KALBAR SATU ID – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mematangkan rencana pembangunan pasar induk modern di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya. Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan pasar tersebut dirancang sebagai pasar kering yang nyaman bagi seluruh kalangan, termasuk pekerja kantoran.
“Konsepnya pasar kering. Orang pakai dasi pun nyaman masuk ke pasar ini. Jadi tidak lagi identik dengan becek dan kumuh,” ujar Sujiwo saat meninjau lokasi pembangunan pasar induk, Kamis (26/2/2026).
Peninjauan dilakukan Sujiwo bersama para kepala perangkat daerah terkait, yakni dari Bapedda Litbang, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Pekerjaan Umum. Dalam kesempatan itu, Sujiwo mengatakan seluruh dokumen perencanaan telah rampung.
“Alhamdulillah, dokumen sudah lengkap. Rekomendasi gubernur sudah ada, desain selesai, dan lahan hampir sepenuhnya clear. Lahan ini sebelumnya HGB Bumi Raya Utama dan sudah dihibahkan ke Pemkab Kubu Raya. Ini menjadi dasar kita mengajukan anggaran ke pemerintah pusat,” terangnya.
Menurut Sujiwo, pembangunan pasar induk bukan sekadar memindahkan pedagang, melainkan membangun pusat ekonomi baru yang representatif dan berdaya saing. Ia menilai Kubu Raya memiliki kekuatan suplai komoditas yang besar, mulai dari hasil laut hingga pertanian dan perkebunan.
“Selama ini 55 sampai 60 persen suplai ke Pasar Flamboyan Pontianak itu dari Kubu Raya. Hasil laut dari Teluk Pakedai, Batu Ampar, Sungai Kakap, juga sayur dan buah. Ironisnya, setelah dikirim ke sana, masyarakat kita belanja lagi ke sana dan dijual kembali di Kubu Raya. Ini peluang yang harus kita tangkap,” tuturnya.






