KALBAR SATU ID — Taruna Merah Putih (TMP) melalui program TMP Care kembali bergerak cepat merespons kondisi kebencanaan di Kalimantan Barat. Sebanyak 160.000 liter air bersih disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan Karhutla.
Bantuan tersebut rencananya akan diberikan kepada ribuan kepala keluarga di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan sejumlah wilayah di sekitarnya yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi di tengah musim kemarau panjang.
“Kami melihat banyak sekali anak-anak muda dan warga Pontianak yang sudah mengeluh setiap harinya karena kondisi krisis air bersih ini. Di tiktok, threads, instagram, semua warga Pontianak dan sekitarnya terus mencari air bersih. Maka dari itu Taruna Merah Putih akhirnya memberikan bantuan 160.000 liter air bersih ini, kami sebarkan secara gratis di Pontianak dan sekitarnya, semoga membantu warga Pontianak dan sekitarnya!” Ujar Melki Sedek Huang, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar yang juga Wasekjen DPP Taruna Merah Putih, Kamis (17/9/26).
Melki Sedek Huang juga menyampaikan bahwa distribusi air bersih akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Dua hari ini kami sudah membagikan 64.000 liter air bersih di Pontianak Utara, Pontianak Timur, dan Pontianak Barat. Kemarau panjang ini diprediksi berlangsung sampai akhir September, sehingga kami akan terus keliling ke berbagai titik lainnya melakukan penyaluran sampai kondisi kembali normal,” ujar Melki Sedek Huang.
Melki menambahkan bahwa distribusi bantuan akan menyasar masyarakat di Pontianak, Kubu Raya, dan wilayah sekitarnya yang terdampak kekeringan, dengan koordinasi bersama pihak-pihak di lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Program TMP Care merupakan gerakan sosial Taruna Merah Putih yang berkomitmen untuk bergerak cepat dalam merespons berbagai kondisi bencana alam, Karhutla, kekeringan, dan persoalan kemanusiaan di seluruh Indonesia.
Di Kalimantan Barat, penyaluran 160.000 liter air bersih akan dilakukan secara bertahap kepada ribuan kepala keluarga hingga akhir September, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.







