KALBAR SATU ID – Mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Pontianak melaksanakan kunjungan edukatif ke Kantor Tribun Pontianak, yang beralamat di Jalan Sungai Raya Dalam No. 24A, Kubu Raya, pada Kamis (25/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas observasi dan wawancara pada mata kuliah Manajemen Radio dan TV yang diampu oleh Dr. Juniawati, S.Sos.I., M.Sos.Sc. Turut hadir dalam kegiatan tersebut mahasiswa, yakni Muhammad Isyraq Ghaleli, Hermansyah, Moh. Sobri, dan Tohir.
Rombongan diterima langsung oleh Bendum, selaku Pimpinan Manajer Tribun Pontianak. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi semangat mahasiswa dalam mempelajari dunia jurnalistik secara langsung melalui kunjungan ke perusahaan media.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga teman-teman semakin semangat mendalami dunia jurnalistik, memahami bagaimana perusahaan pers dikelola secara profesional, serta terus mengasah kemampuan agar nantinya mampu menjadi insan pers yang kompeten, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan media digital,” ujar Bendum.
Selain itu, Bendum juga memberikan apresiasi terhadap Panca Media Khatulistiwa, mini company yang dibangun oleh Kelompok Mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik KPI FDKI IAIN Pontianak. Menurutnya, keberadaan perusahaan mini tersebut merupakan langkah positif sebagai media pembelajaran yang merepresentasikan pengelolaan sebuah perusahaan pers dalam skala kecil.
Dalam suasana yang hangat, Bendum juga berbagi kisah perjalanannya sebagai alumni IAIN Pontianak. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan lulusan tahun 2011, ketika kampus tersebut masih bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak, sebelum bertransformasi menjadi IAIN Pontianak.
Pada sesi diskusi, mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengelolaan perusahaan pers, mulai dari manajemen redaksi, strategi bisnis media, hingga tantangan industri media di era digital.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Bendum menceritakan pengalaman Tribun Pontianak dalam menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, ketika banyak perusahaan media melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun pengurangan gaji karyawan untuk bertahan, kondisi tersebut tidak terjadi di Tribun Pontianak.
“Saat pandemi Covid-19, ketika banyak masyarakat bekerja dari rumah (work from home/WFH), justru pendapatan Tribun Pontianak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Konten-konten berita dakwah mendapatkan jumlah pembaca yang sangat tinggi dan diminati masyarakat. Selain itu, konten edukasi mengenai kesehatan juga mengalami lonjakan pembaca,” jelasnya.
Setelah sesi wawancara, mahasiswa diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas dan alur kerja di Kantor Tribun Pontianak. Mereka mengunjungi ruang offset printing untuk proses pencetakan surat kabar, ruang podcast, ruang editor, ruang kasir, hingga divisi bisnis dan marketing.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai sistem kerja perusahaan media, mulai dari proses produksi berita hingga pengelolaan bisnis media. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkaya wawasan serta menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memahami praktik jurnalistik dan manajemen perusahaan pers secara profesional.







