Tips Mengatasi Jerawat Ketika Haid dengan Asam Salisilat atau Benzoil Peroksida

Ilustrasi asam salisilat, -FOTO/Freepik.

KALBAR SATU ID, TIPS – Jerawat yang muncul menjelang atau selama haid merupakan keluhan yang sering dialami banyak wanita. Perubahan hormon selama siklus menstruasi dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat.

Akibatnya, komedo dan jerawat lebih mudah terbentuk, terutama di area dagu, rahang, dan pipi. Salah satu cara yang dapat membantu mengatasi kondisi ini adalah menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida.

Bacaan Lainnya

Asam salisilat dikenal sebagai bahan aktif yang bekerja membersihkan pori-pori dari minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran yang menjadi penyebab jerawat. Kandungan ini juga membantu mencegah terbentuknya komedo baru sehingga kulit tampak lebih bersih. Sementara itu, benzoil peroksida membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat sekaligus meredakan peradangan pada kulit yang sedang berjerawat.

Agar hasilnya optimal, gunakan produk sesuai petunjuk pada kemasan. Jika baru pertama kali mencobanya, pilih konsentrasi yang lebih rendah dan aplikasikan secara bertahap, misalnya satu kali sehari pada malam hari. Cara ini membantu kulit beradaptasi sehingga risiko iritasi, kemerahan, atau kulit kering dapat diminimalkan. Setelah penggunaan, jangan lupa mengoleskan pelembap non-comedogenic untuk menjaga kelembapan kulit.

Selain menggunakan asam salisilat atau benzoil peroksida, rutin mencuci wajah dua kali sehari juga penting untuk mengangkat minyak, debu, dan sisa kosmetik. Gunakan pembersih wajah yang lembut agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga. Hindari kebiasaan memencet jerawat karena dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat.

Perawatan dari luar akan memberikan hasil yang lebih baik jika didukung pola hidup sehat. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih, serta batasi makanan tinggi gula dan makanan olahan yang dapat memicu produksi minyak pada sebagian orang. Tidur yang cukup dan mengelola stres juga membantu menjaga keseimbangan hormon selama menstruasi.

Perlu diingat bahwa asam salisilat dan benzoil peroksida dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap pagi untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Apabila jerawat saat haid berukuran besar, terasa nyeri, sering kambuh, atau tidak membaik setelah menggunakan produk perawatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Penanganan yang tepat dapat membantu mengendalikan jerawat hormonal sekaligus menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait