KALBAR SATU ID, TIPS – Jerawat yang muncul saat haid merupakan masalah kulit yang sering dialami banyak wanita. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan hormon, terutama peningkatan hormon androgen yang merangsang produksi minyak berlebih pada kulit.
Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat. Salah satu cara sederhana yang dapat membantu mengatasi jerawat ketika haid adalah dengan mencuci muka secara teratur menggunakan teknik yang tepat.
Mencuci wajah dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, dapat membantu mengangkat minyak, kotoran, serta sisa makeup yang menempel di permukaan kulit. Kebiasaan ini juga membantu menjaga kebersihan pori-pori sehingga risiko terbentuknya komedo dan jerawat dapat berkurang. Namun, hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat menghilangkan minyak alami kulit dan justru merangsang produksi minyak yang lebih banyak.
Pilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat, gunakan facial wash dengan formula lembut, non-comedogenic, dan bebas alkohol. Kandungan seperti salicylic acid atau niacinamide juga dapat membantu menjaga kebersihan pori-pori serta mengurangi munculnya jerawat ringan. Saat mencuci wajah, gunakan air hangat suam-suam kuku dan pijat wajah secara perlahan selama sekitar 30 hingga 60 detik sebelum dibilas hingga bersih.
Selain menjaga kebersihan wajah, penting untuk menghindari kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat. Tangan yang kurang bersih dapat memindahkan bakteri ke kulit sehingga peradangan menjadi lebih parah. Setelah mencuci wajah, gunakan pelembap yang ringan agar keseimbangan kadar air kulit tetap terjaga. Jangan lupa mengaplikasikan tabir surya pada pagi dan siang hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat memperburuk bekas jerawat.
Pola hidup sehat juga berperan penting dalam menjaga kondisi kulit selama masa menstruasi. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran, minum air putih yang cukup, tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam, serta kelola stres dengan baik. Kombinasi kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.
Jika jerawat saat haid terasa sangat nyeri, berukuran besar, atau tidak kunjung membaik setelah beberapa siklus menstruasi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penyebab dan memilih penanganan yang paling sesuai.
Dengan mencuci muka secara teratur dan menerapkan rutinitas perawatan kulit yang tepat, jerawat saat haid dapat lebih mudah dikendalikan. Perawatan yang konsisten tidak hanya membantu menjaga kulit tetap bersih, tetapi juga membuat wajah tampak lebih sehat dan segar sepanjang siklus menstruasi.







