KALBAR SATU ID – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan delapan orang korban kecelakaan kapal perahu motor yang tenggelam di Perairan Sungai Cina, Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara, pada Rabu (3/6/2026) malam. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat dan berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Teluk Batang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, saat ditemui pada Kamis (4/6/2026), mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian dari salah satu keluarga korban.
“Pada tanggal 3 Juni 2026 pukul 22.08 WIB, Kantor SAR Pontianak menerima informasi dari Bapak Andi Wahyudi, salah satu keluarga korban, bahwa telah terjadi kecelakaan kapal perahu motor tenggelam di Perairan Sungai Cina, Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara,” ujar I Made Junetra.
Berdasarkan laporan yang diterima, perahu motor yang berlayar dari Teluk Nipah menuju Cabang Andok mengalami karam sekitar pukul 19.30 WIB. Penyebab pasti tenggelamnya perahu masih belum diketahui. Namun, salah seorang anak buah kapal (ABK) sempat meminta bantuan untuk dilakukan evakuasi.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°58.579’S – 109°36.610’E di wilayah Perairan Sungai Cina, Kecamatan Pulau Maya Karimata. Setelah menerima laporan, Kantor SAR Pontianak segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat sekitar untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan.
Pada pukul 22.26 WIB, satu Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Kayong Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Inflatable Boat (RIB) yang dilengkapi peralatan evakuasi, medis, navigasi, dan komunikasi.
“Tim Rescue Unit Siaga SAR Kayong Utara bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi pada pukul 23.06 WIB, tim langsung melakukan evakuasi dan berhasil menemukan seluruh korban yang berjumlah delapan orang dalam kondisi selamat,” kata I Made Junetra.
Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menggunakan RIB menuju Pelabuhan Teluk Batang. Tim Rescue tiba di pelabuhan pada pukul 23.54 WIB dan langsung menyerahkan para korban kepada pihak keluarga.
Adapun delapan korban yang berhasil diselamatkan masing-masing Yunus (60), Endang (52), Ata (55), Rehan (32), Nila Niarti (25), Nazril Hidayat (4), Reno (35), dan Marya (55).
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai. Pada Kamis (4/6/2026) pukul 00.10 WIB, Search Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti sinergi dan respons cepat Tim SAR Gabungan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kondisi darurat di perairan.

