Kick-off Meeting : Konsolidasi dan Penataan Struktur PKB Se-Kota Pontianak

DPC PKB KOTA PONTIANAK
DPC PKB KOTA PONTIANAK

KALBAR SATU ID, TERKINI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pontianak masa bakti 2026–2031 bergerak cepat usai dilantik dengan menggelar rapat perdana dan konsolidasi kepengurusan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal sekaligus menyusun arah gerak organisasi dalam menjalankan amanah politik selama lima tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

Rapat yang dihadiri jajaran Tanfidz atau pengurus harian bersama Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kota Pontianak itu bertujuan menyatukan visi, memperkokoh komitmen kepengurusan, serta membangun fondasi organisasi yang kuat, solid, dan adaptif terhadap dinamika politik di Kota Pontianak.

Setelah agenda tersebut, DPC PKB Kota Pontianak juga akan melaksanakan rapat bersama Dewan Syura sebagai bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan serentak DPC PKB se-Indonesia yang diselenggarakan di Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, pada 22 Juli 2026, dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa.

Ketua DPC PKB Kota Pontianak, Andhika Permana, menegaskan bahwa konsolidasi menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran pengurus memiliki arah perjuangan yang sama dalam membesarkan partai sekaligus memperkuat kehadiran PKB di tengah masyarakat.

“Konsolidasi ini bukan sekadar rapat perdana setelah pelantikan, tetapi menjadi momentum menyamakan visi, memperkuat soliditas, dan membangun semangat kebersamaan. Kami ingin seluruh pengurus bergerak dalam satu irama untuk menjalankan amanah organisasi serta menghadirkan kerja-kerja politik yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pontianak,” kata Andhika.

Ia menambahkan, kepengurusan periode 2026–2031 akan mengedepankan pola kepemimpinan yang kolektif dan kolegial, serta memastikan setiap kebijakan organisasi tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKB.

“Kami berkomitmen membangun organisasi yang modern, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan menjadi prioritas agar PKB semakin dekat dengan masyarakat serta mampu merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kota Pontianak, Muammar Makkulawue, menegaskan bahwa seluruh keputusan organisasi akan tetap berada dalam koridor konstitusi partai dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

Rapat perdana tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai agenda kerja hingga akhir tahun 2026. Salah satu fokus utama yang disepakati ialah penataan dan penguatan struktur organisasi di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan.

Menurut pengurus, struktur organisasi PKB di Kota Pontianak saat ini telah terbentuk secara menyeluruh hingga tingkat kelurahan. Namun demikian, penyegaran kepengurusan perlu dilakukan agar selaras dengan ketentuan organisasi yang ditetapkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

“Struktur organisasi kami telah terbentuk hingga tingkat kelurahan. Namun, diperlukan penyegaran dan penguatan kepengurusan karena dalam konstitusi PKB diatur bahwa ketua di tingkat kecamatan maupun kelurahan memiliki batas usia maksimal 35 tahun. Ketentuan ini merupakan standar organisasi yang ditetapkan DPP PKB dan akan kami implementasikan secara bertahap di Kota Pontianak,” jelasnya.

Melalui konsolidasi perdana tersebut, DPC PKB Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk memperkuat kelembagaan partai, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta membangun struktur organisasi yang semakin efektif dalam menjalankan fungsi politik, pelayanan kepada masyarakat, dan menghadapi berbagai agenda kepartaian di Kota Pontianak selama masa bakti 2026–2031.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait